Yolla, Tifa and Yusra, Yusra and Reni, Desmiarti (2025) EKSTRAKSI MINYAK DARI LARVA BLACK SOLDIER FLY (BSF) YANG DIBUDIDAYAKAN DENGAN SUBSTRAT YANG BERBEDA SEBAGAI KANDIDAT ANTIBAKTERI. Masters thesis, Universitas Bung Hatta.
COVER, HALAMAN PENGESAHAN,ABSTRAK,DAFTAR ISI, DAN BAB PENDAHULUAN.pdf
Download (417kB)
BAB KESIMPULAN SARAN DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (224kB)
FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik minyak larva Black Soldier Fly (BSF) yang dibudidayakan pada berbagai substrat limbah organik serta mengevaluasi potensinya sebagai antibakteri terhadap beberapa bakteri patogen. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP) dan Laboratorium Teknik Kimia Universitas Bung Hatta pada bulan April sampai Agustus 2025. Substrat yang digunakan terdiri dari limbah nasi dan sisa makanan (A), limbah pisang barangan (B), dan limbah sawi putih (C). Parameter yang dianalisis meliputi volume minyak, rendemen minyak, kadar Free Fatty Acid (FFA), komposisi asam lemak, karakteristik organoleptik, serta aktivitas antibakteri terhadap bakteri uji. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan tiga perlakuan dan empat kali ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji lanjut menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan substrat mempengaruhi karakteristik minyak larva BSF. Volume minyak tertinggi diperoleh pada perlakuan A sebesar 22,50 ± 0,183 ml, diikuti perlakuan B sebesar 21,40 ± 0,065 ml, sedangkan volume minyak terendah terdapat pada perlakuan C sebesar 14,20 ± 0,065 ml. Rendemen minyak tertinggi juga diperoleh pada perlakuan A sebesar 40,50 ± 0,329%, diikuti perlakuan B sebesar 38,50 ± 0,116%, dan perlakuan C sebesar 25,50 ± 0,116%. Nilai FFA tertinggi terdapat pada perlakuan B sebesar 14,6 ± 0,010%, sedangkan nilai terendah pada perlakuan A sebesar 3,79 ± 0,008%. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa perlakuan A dan C memiliki nilai tekstur tertinggi (9,00 ± 0,00), sedangkan warna tertinggi diperoleh pada perlakuan A (7,00 ± 0,00). Minyak larva BSF juga menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli, Pseudomonas sp., dan Staphylococcus aureus dengan zona hambat berturut-turut sebesar 20 ± 7,07 mm, 15 ± 0,82 mm, dan 20,5 ± 3,32 mm. Secara keseluruhan, minyak larva BSF berpotensi sebagai sumber antibakteri alami.
Kata Kunci: Black Soldier Fly, Limbah Organik, Ekstraksi, Karakteristik Minyak, Antibakteri.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions: | Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Magister Sumber Daya Perairan Pesisir dan Kelautan |
| Depositing User: | SP2K FPIK |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 07:06 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 07:06 |
| URI: | http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/3193 |
