ANALISA KEGAGALAN POROS POMPA ZVV PADA AREA PULP DRYER PT. X MENGGUNAKAN METODE FMEA

Muhammad, Doniko and Hendra, Suherman (2026) ANALISA KEGAGALAN POROS POMPA ZVV PADA AREA PULP DRYER PT. X MENGGUNAKAN METODE FMEA. Diploma thesis, Universitas Bung Hatta.

[thumbnail of Cover,Halaman Pengesahan-Persetujuan,Abstark,Daftar Isi dan Bab Pendahuluan.pdf] Text
Cover,Halaman Pengesahan-Persetujuan,Abstark,Daftar Isi dan Bab Pendahuluan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (469kB)
[thumbnail of Cover,Halaman Pengesahan-Persetujuan,Abstark,Daftar Isi dan Bab Pendahuluan.pdf] Text
Cover,Halaman Pengesahan-Persetujuan,Abstark,Daftar Isi dan Bab Pendahuluan.pdf

Download (469kB)
[thumbnail of BAB Kesimpulan Saran dan Daftar Pustaka.pdf] Text
BAB Kesimpulan Saran dan Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (279kB)
[thumbnail of BAB Kesimpulan Saran dan Daftar Pustaka.pdf] Text
BAB Kesimpulan Saran dan Daftar Pustaka.pdf

Download (279kB)
[thumbnail of Full Skripsi Final Muhammad Doniko Full Approved New.pdf] Text
Full Skripsi Final Muhammad Doniko Full Approved New.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Poros pompa merupakan komponen vital dalam sistem pemompaan yang berfungsi untuk mentransmisikan daya dari motor penggerak ke impeler. Di area Pulp Dryer PT. X, ditemukan adanya kerusakan berulang pada poros pompa tipe ZVV yang berdampak pada penurunan efisiensi proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis mode kegagalan yang terjadi pada poros pompa tersebut serta menentukan prioritas penanganannya menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA).
Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan operator dan teknisi, serta studi dokumentasi pemeliharaan. Analisis dilakukan dengan menentukan nilai Severity (S), Occurrence (O), dan Detection (D) untuk setiap mode kegagalan, yang kemudian dikalkulasi menjadi nilai Risk Priority Number (RPN). Mode kegagalan dengan nilai RPN tertinggi menjadi prioritas utama dalam upaya perbaikan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa kegagalan utama yang terjadi adalah kelelahan material pada poros, dan MisAlignment. Mode kegagalan dengan nilai RPN tertinggi adalah kelelahan material pada poros akibat tegangan berlebih dan pelumasan yang tidak optimal. Rekomendasi yang diberikan meliputi peningkatan prosedur pemeliharaan prediktif, penggantian material poros yang lebih tahan terhadap beban siklik, serta penerapan sistem pelumasan
Dengan pendekatan FMEA, perusahaan dapat lebih proaktif dalam mengidentifikasi potensi kegagalan kritis dan menyusun strategi pemeliharaan yang lebih efektif guna meningkatkan keandalan pompa dan efisiensi produksi.
Kata Kunci: Poros Pompa, Kegagalan, FMEA, RPN

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik Industri > Teknik Mesin
Depositing User: Mesin FTI
Date Deposited: 11 Mar 2026 03:20
Last Modified: 11 Mar 2026 03:20
URI: http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/2857

Actions (login required)

View Item
View Item