ANALISIS KINERJA BANGUNAN TERHADAP GAYA GEMPA DENGAN METODE PUSHOVER BERDASARKAN STANDAR ATC-40 DAN FEMA 440

Alfi Syahrin, Mulia and Rini, Mulyani (2026) ANALISIS KINERJA BANGUNAN TERHADAP GAYA GEMPA DENGAN METODE PUSHOVER BERDASARKAN STANDAR ATC-40 DAN FEMA 440. Diploma thesis, Universitas Bung Hatta.

[thumbnail of COVER, HALAMAN PENGESAHAN, ABSTRAK, DAFTAR ISI DAN BAB PENDAHULUAN.pdf] Text
COVER, HALAMAN PENGESAHAN, ABSTRAK, DAFTAR ISI DAN BAB PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB KESIMPULAN SARAN DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
BAB KESIMPULAN SARAN DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (334kB)
[thumbnail of FULL TEXT SKRIPSI ALFI SYAHRIN MULIA.pdf] Text
FULL TEXT SKRIPSI ALFI SYAHRIN MULIA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Indonesia merupakan kawasan dengan aktivitas seismik sangat tinggi akibat interaksi beberapa lempeng tektonik utama. Kondisi ini menyebabkan bangunan gedung, terutama bangunan eksisting yang dirancang berdasarkan peraturan lama, memiliki potensi kerentanan seismik yang cukup besar. Oleh sebab itu, evaluasi kinerja struktur terhadap beban gempa menjadi krusial untuk menjamin keselamatan penghuni dan keberlanjutan fungsi bangunan.
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja seismik Gedung L Kampus Universitas Bung Hatta menggunakan analisis statik nonlinier (pushover analysis) berdasarkan metode ATC-40 dan FEMA 440. Analisis dilakukan secara tiga dimensi dengan bantuan perangkat lunak SeismoStruct, dengan memperhitungkan beban gravitasi dan beban gempa sesuai SNI 1726:2019. Parameter yang dianalisis meliputi kurva kapasitas, titik kinerja (performance point), distribusi sendi plastis, serta drift struktur pada arah X dan Y.
Hasil analisis menunjukkan bahwa drift maksimum struktur berada pada rentang 0,0216–0,0276 yang mengindikasikan tingkat kinerja Structural Stability (SS). Pada tingkat kinerja ini, struktur masih mampu berdiri dan menahan beban gempa tanpa mengalami keruntuhan total, namun telah mengalami kerusakan struktural yang signifikan dan berpotensi kehilangan sebagian fungsi serta memerlukan perbaikan atau perkuatan. Metode ATC-40 menghasilkan penilaian yang lebih konservatif dibandingkan FEMA 440, sedangkan FEMA 440 memberikan estimasi perpindahan yang lebih realistis karena mempertimbangkan pengaruh perilaku nonlinier struktur. Secara keseluruhan, Gedung L masih mampu menahan gempa rencana tanpa mengalami keruntuhan total, namun telah memasuki kondisi kerusakan struktural yang signifikan.
Kata Kunci: kinerja seismik, pushover analysis, drift ratio, ATC-40, FEMA 440

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Sipil
Depositing User: Sipil FTSP
Date Deposited: 09 Mar 2026 01:59
Last Modified: 09 Mar 2026 01:59
URI: http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/2665

Actions (login required)

View Item
View Item