Novriman Hadi, Dessi Mufti, S.T.,M.T. (2026) Analisis Beban Kerja Bagian Produksi Menggunakan Metode Full Time Equivalent Di UD Dapur Tek TekE EQUIVALENT (FTE) DI UD DAPUR TEK TEK. Diploma thesis, Universitas Bung Hatta.
1.pdf
Download (502kB)
2.pdf
Download (122kB)
3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
UD Dapur Tek Tek merupakan usaha pengolahan makanan skala rumahan yang mengandalkan tenaga kerja manual dalam proses produksinya. Sistem kerja manual dengan kapasitas produksi 15 kg per hari atau ±100 kg per minggu berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan beban kerja apabila tidak didukung dengan pengukuran kerja yang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu kerja, beban kerja tenaga kerja, serta menentukan kebutuhan tenaga kerja optimal menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui Pengamatan langsung, pengukuran waktu kerja menggunakan stopwatch, wawancara dengan pekerja dan pemilik usaha, serta dokumentasi. Pengamatan dilakukan selama 5 hari kerja dengan 3 kali pengukuran pada setiap elemen kerja. Elemen kerja yang diamati meliputi persiapan bahan baku, penimbangan bahan, proses pengolahan, pengadukan, pendinginan, pengemasan, penyimpanan produk, dan pembersihan area kerja. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa waktu kerja per hari adalah 540 menit dari total waktu kerja 9 jam. Waktu siklus diperoleh dari rata-rata hasil pengamatan setiap elemen kerja, kemudian disesuaikan menggunakan rating factor metode Westinghouse untuk mendapatkan waktu normal. Selanjutnya, waktu standar dihitung dengan menambahkan allowance sebesar 15% yang mencakup kebutuhan pribadi (5%), kelelahan kerja (6%), dan keterlambatan yang tidak dapat dihindari (4%). Penambahan allowance diperlukan karena aktivitas produksi bersifat manual dan melibatkan aktivitas fisik yang cukup tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan target produksi harian berada dalam batas waktu kerja efektif. Perhitungan Full Time Equivalent (FTE) menunjukkan bahwa beban kerja tenaga kerja berada pada kategori optimal, sehingga jumlah tenaga kerja yang ada masih mampu memenuhi target produksi tanpa menimbulkan kelelahan kerja berlebih. Meskipun demikian, efisiensi kerja masih dapat ditingkatkan melalui perbaikan metode kerja, penataan alur proses produksi, dan pengaturan waktu istirahat yang lebih efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengukuran waktu kerja dan analisis beban kerja menggunakan metode FTE sangat penting bagi usaha skala rumahan untuk memastikan keseimbangan beban kerja, meningkatkan efisiensi produksi, dan menjaga produktivitas tenaga kerja. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemilik usaha dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan tenaga kerja dan peningkatan produktivitas usaha.
Kata kunci: beban kerja, waktu standar, allowance, produktivitas, Full Time Equivalent (FTE), usaha skala rumahan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik Industri > Teknik Industri |
| Depositing User: | Industri FTI |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 05:41 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 05:41 |
| URI: | http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/3860 |
