ANALISIS TINGGI FLUIDA PADA RESERVOIR INPUT YANG MENYEBABKAN KAVITASI DI POMPA 853P031 PADA PULP DRYER

Alexander, Marcelinus and Duskiardi, Duskiardi (2026) ANALISIS TINGGI FLUIDA PADA RESERVOIR INPUT YANG MENYEBABKAN KAVITASI DI POMPA 853P031 PADA PULP DRYER. Diploma thesis, Universitas Bung Hatta.

[thumbnail of COVER, HALAMAN PERSETUJUAN, PENGESAHAN, ABSTRAK, DAFTAR ISI, dan BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
COVER, HALAMAN PERSETUJUAN, PENGESAHAN, ABSTRAK, DAFTAR ISI, dan BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB KESIMPULAN SARAN DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
BAB KESIMPULAN SARAN DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (211kB)
[thumbnail of FULL TEXT SKRIPSI.pdf] Text
FULL TEXT SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Pulp merupakan bahan baku dari beragam produk kebutuhan sehari-hari. Dari itu seiring dengan pertumbuhan penduduk maka keperluan masyarakat terhadap produk berbasis kertas terus meningkat. Untuk menanggapi peningkatan ini PT X meningkatkan produksinya setiap tahun. Salah satunya adalah mengupgrade pompa 853P031 dari kapasitas 100 l/s (APP3) menjadi 783 l/s (APP5) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyaluran pulp. Namun pengupgradetan ini menimbulkan beberapa efek samping negatif seperti kavitasi pada pompa dan peningkatan vibrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinggi fluida yang menyebabkan kavitasi pada pompa dan menentukan pengaruh tinggi fluida dengan perhitungan teoritis terhadap NPSH pompa. Banyak alternatif yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kavitasi, namun dalam penelitian ini penulis menfokuskan untuk mengetahui tinggi fluida yang menyebabkan kavitasi dan menentukan pengaruh tinggi fluida dengan perhitungan teoritis terhadap NPSH pompa. Tinggi fluida yang menyebabkan kavitasi pada pompa adalah lebih rendah dari 75,513% tinggi total tanki. Jika level pulp pada tank 80% dan debit aliran pompa maksimal sebesar 0,35m3/s maka NPSH av pompa > NPSH req pompa, jika level pulp pada tank 85% dan debit aliran pompa maksimal sebesar 0,425m3/s maka NPSH av pompa > NPSH req pompa, jika level pulp pada tank 90% dan debit aliran pompa maksimal sebesar 0,475m3/s maka NPSH av pompa > NPSH req pompa, jika level pulp pada tank 95% dan debit aliran pompa maksimal sebesar 0,55m3/s maka NPSH av pompa > NPSH req pompa, dan jika level pulp pada tank 100% dan debit aliran pompa maksimal sebesar 0,6m3/s maka NPSH av pompa > NPSH req pompa. Sehingga dapat disimpulkan semakin tinggi level pulp pada tank dan semakin kecil debit aliran pompa maka nilai NPSH av semakin besar sehingga kemungkinan terjadinya kavitasi semakin kecil.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik Industri > Teknik Mesin
Depositing User: Mesin FTI
Date Deposited: 12 Mar 2026 02:35
Last Modified: 12 Mar 2026 02:35
URI: http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/3325

Actions (login required)

View Item
View Item