NURMAINI, NURMAINI and Yetty, Morelent and Ineng, Naini (2026) PENGGUNAAN VARIASI BAHASA “SLANG” PADA KOLOM KOMENTAR PADA PLATFORM MEDIA SOSIAL YOUTUBE @DEDY CORBUZIER & @DENY SUMARGO : KAJIAN SOSIOLINGUISTIK. Masters thesis, Universitas Bung Hatta.
TESIS NURMAINI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan bahasa slang pada media sosial yang menunjukkan adanya perkembangan variasi bahasa dalam komunikasi digital. Penggunaan bahasa slang pada kolom komentar YouTube menjadi fenomena menarik untuk dikaji karena mencerminkan cara masyarakat mengekspresikan pendapat, emosi, serta sikap terhadap suatu topik yang dibahas dalam konten digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, fungsi, dan makna penggunaan bahasa slang pada kolom komentar video podcast di kanal YouTube milik Deddy Corbuzier dan Denny Sumargo. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teori variasi bahasa dalam kajian sosiolinguistik yang dikemukakan oleh Abdul Chaer dan Leonie Agustina (2014), teori hubungan bahasa dan masyarakat oleh Ronald Wardhaugh (2015), serta teori variasi bahasa dalam konteks sosial oleh Janet Holmes (2013). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data penelitian berupa komentar pengguna YouTube yang mengandung unsur bahasa slang pada video podcast yang menghadirkan berbagai bintang tamu dengan latar belakang profesi yang beragam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat terhadap komentar yang relevan dengan fokus penelitian. Selanjutnya, data dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi terhadap bentuk, fungsi, serta makna bahasa slang berdasarkan konteks komunikasi yang terjadi dalam kolom komentar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk bahasa slang yang ditemukan pada kolom komentar meliputi Akronim/ singkatan datanya berupa Ytta, W, Garcep, GYG ,Btw, Galfok, dll, plesetan berupa reccheh , Inse, Lebayyyy, Gemeccc, fergusoooo dll, pinjaman bahasa lain berupa Buzzer, Urgent, hoaks, skip, speak up, insecure, positive vibes, dll, serta slang ekpresif dan metaforis datanya berupa Bobrok , Self targetnya, Kompor meleduk, Negeri odong-odong, Meleleh,dll (2) fungsi penggunaan bahasa slang meliputi fungsi ekspresif untuk menyampaikan emosi penonton, fungsi sosial sebagai bentuk solidaritas antar pengguna media sosial, serta fungsi evaluatif untuk memberikan penilaian terhadap isi pembicaraan dalam podcast maupun terhadap bintang tamu yang hadir; (3) makna bahasa slang yang digunakan dalam kolom komentar sangat dipengaruhi oleh konteks pembicaraan dalam podcast serta interaksi sosial yang terjadi di antara pengguna media sosial. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahasa slang pada kolom komentar YouTube merupakan bentuk variasi bahasa yang mencerminkan dinamika komunikasi masyarakat di era digital serta menunjukkan adanya hubungan yang erat antara bahasa, masyarakat, dan perkembangan budaya komunikasi dalam kajian sosiolinguistik.
Kata kunci: sosiolinguistik, slang, media sosial, YouTube, kolom komentar.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Depositing User: | Magister PINDO FKIP |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 08:12 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 08:12 |
| URI: | http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/3248 |
