RETORIKA POLITIK: REGISTER BAHASA MAHYELDI DAN EPYARDI ASDA DALAM KAJIAN PRAGMATIK DAN KATO NAN AMPEK PADA DEBAT PUBLIK PEMILIHAN GUBERNUR SUMBAR TAHUN 2024

Novita, Yumelta and Hasnul, Fikri and Syofiani, Syofiani (2026) RETORIKA POLITIK: REGISTER BAHASA MAHYELDI DAN EPYARDI ASDA DALAM KAJIAN PRAGMATIK DAN KATO NAN AMPEK PADA DEBAT PUBLIK PEMILIHAN GUBERNUR SUMBAR TAHUN 2024. Masters thesis, Universitas Bung Hatta.

[thumbnail of Tesis Perbaikan Kompre Yumelta Oke.pdf] Text
Tesis Perbaikan Kompre Yumelta Oke.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of Tesis Perbaikan Kompre Yumelta Oke.pdf] Text
Tesis Perbaikan Kompre Yumelta Oke.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of Cover -bab 1 tesis yumelta.pdf] Text
Cover -bab 1 tesis yumelta.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Kesimpulan -daftar pustaka.pdf] Text
Kesimpulan -daftar pustaka.pdf

Download (137kB)

Abstract

Yumelta Novita, 2026. Retorika Politik: Register Bahasa Mahyeldi dan Epyardi Asda dalam Kajian Pragmatik dan Kato Nan Ampek pada Debat Publik Pemilihan Gubernur Sumbar Tahun 2024. Program Pascasarjana, Universitas Bung Hatta, Padang.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi retorika Mahyeldi dan Epyardi Asda dalam debat publik Pemilihan Gubernur Sumatera Barat Tahun 2024 berdasarkan kajian pragmatik dengan menganalisis tuturan selama debat yang berkaitan dengan strategi retorika, kesantunan berbahasa, serta dampaknya terhadap pencitraan diri. Landasan teori dalam penelitian ini menggunakan teori kesantunan Geoffrey Leech yang diklasifikasikan ke dalam enam maksim sebagaimana dijelaskan dalam Rahardi (2018). Data tuturan juga dianalisis menggunakan nilai kesantunan masyarakat Minangkabau, yaitu kato nan ampek (Wahyudi Rahmat dan Maryelliwati, 2018). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana pragmatik. Data penelitian berupa transkripsi tuturan kedua kandidat yang dianalisis berdasarkan enam maksim kesantunan Leech dan nilai kato nan ampek. Teknik pengumpulan data meliputi teknik simak, transkripsi, pencatatan, klasifikasi, dokumentasi, dan inventarisasi data. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, analisis kontekstual, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 37 tuturan yang dianalisis ditemukan 9 tuturan yang mematuhi tiga maksim, yaitu maksim kebijaksanaan sebanyak 7 tuturan, maksim penghargaan 1 tuturan, dan maksim kesepakatan 1 tuturan. Sebaliknya, 28 tuturan melanggar maksim, yang meliputi maksim kebijaksanaan sebanyak 7 tuturan, maksim kerendahan hati 7 tuturan, maksim kesepakatan 6 tuturan, maksim kedermawanan 5 tuturan, dan maksim penghargaan 4 tuturan. Pelanggaran didominasi oleh maksim kerendahan hati, di mana kedua kandidat berupaya meningkatkan citra diri dengan menonjolkan keberhasilan kinerjanya serta mengkritik lawan. Dalam perspektif kato nan ampek, ditemukan penggunaan kato mandaki sebanyak 17 tuturan dan kato malereang sebanyak 8 tuturan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa retorika politik dalam debat publik berfungsi sebagai strategi persuasif untuk memenangkan perdebatan sekaligus membangun citra diri. Penerapan enam maksim kesantunan Geoffrey Leech dan nilai kato nan ampek membantu kandidat menonjolkan sikap positif dan karakter yang baik sehingga membentuk pandangan positif masyarakat.

Kata kunci: retorika politik, pragmatik, kesantunan, debat publik, kato nan ampek.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Magister PINDO FKIP
Date Deposited: 10 Mar 2026 04:26
Last Modified: 10 Mar 2026 04:26
URI: http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/2896

Actions (login required)

View Item
View Item