Yasmanelly, Yasmanelly and Hasnul, Fikri and Syofiani, Syofiani (2026) PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS UNSUR INTRINSIK CERPEN PESERTA DIDIK FASE F SMAN 7 MANDAU-DURI. Masters thesis, Universitas Bung Hatta.
I_COVER HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (695kB)
II_BAB KESIMPULAN SARAN DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (191kB)
III_FULL TEXT TESIS (Recovered).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
Abstract
Yasmanelly, 2026. Pengaruh Model Problem Based Learning dan Motivasi Belajar Terhadap Kemampuan Menganalisis Unsur Intrinsik Cerpen Peserta Didik Fase F SMAN 7 Mandau-Duri. Program Pascasarjana, Universitas Bung Hatta, Padang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan menganalisis unsur intrinsik cerpen peserta didik kelas XI (Fase F) SMA Negeri 7 Mandau-Duri melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dan model pembelajaran konvensional baik secara umum pada siswa bermotivasi tinggi, siswa bermotivasi rendah, dan interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup teori Problem Based Learning (PBL) dari Shoimin (2014), teori motivasi belajar oleh Sardiman (2020), dan teori cerpen dari Nurgiyantoro (2010). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment). Populasi penelitian ini ini siswa adalah siswa XI SMAN 7 Mandau sebanyak 192 orang. Sampel penelitian dipilih melalui random sampling dengan kelas IX. 1 sebagai kelas ekperimen dan kelas IX. 2 sebagai kelas control. Data kemampuan menganalisis unsur intrinsik cerpen diperoleh melalui tes, sedangkan data motivasi belajar diperoleh melalui angket. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig < 0.05, sehingga pada hipotesis pertama terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menganalisis unsur intrinsik cerpen peserta didik yang diajar menggunakan model PBL dengan peserta didik yang diajar menggunakan model konvensional. Kedua, nilai sig 0.026 taraf nyata 0.05. sehingga hipotesis 2 diterima karena nilai sig < 0.05. Ketiga, pengelompokan motivasi belajar peserta didik, distribusi subjek menunjukkan ketimpangan yang signifikan, di mana hanya satu peserta didik berada pada kategori motivasi tinggi dan satu peserta didik pada kategori motivasi rendah. Keempat, terdapat interaksi model pembelajaran dan motivasi belajar dengan Fhitung 5.87 > Ftabel 4.20. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model PBL dan motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menganalisis unsur intrinsik peserta didik dengan taraf 0.05, dibuktikan dengan Thitung 2.45 > Ttabel 2.05 dan Fhitung 5.87 > Ftabel 4.20.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Depositing User: | Magister PINDO FKIP |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 02:29 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 02:29 |
| URI: | http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/2887 |
