EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI KITOSAN DARI LIMBAH LOBSTER BATU (PANULIRUS PENICILLATUS) SEBAGAI KANDIDAT ANTIMIKROBA

Handayani, Lidya Dwi and Yusra, Yusra and Suparno, Suparno (2026) EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI KITOSAN DARI LIMBAH LOBSTER BATU (PANULIRUS PENICILLATUS) SEBAGAI KANDIDAT ANTIMIKROBA. Masters thesis, Universitas Bung Hatta.

[thumbnail of FULL TEKS TESIS.pdf] Text
FULL TEKS TESIS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of Cover-BAB PENDAHULUAN.pdf] Text
Cover-BAB PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB PENUTUP dan DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
BAB PENUTUP dan DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (173kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi, mengkarakterisasi, dan mengevaluasi aktivitas antimikroba kitosan yang dihasilkan dari limbah cangkang lobster batu (Panulirus penicillatus). Limbah cangkang lobster merupakan sumber kitin potensial yang belum dimanfaatkan secara optimal dan berpeluang dikembangkan dalam kerangka blue economy serta pengelolaan limbah perikanan berkelanjutan. Proses ekstraksi kitosan dilakukan melalui tahapan demineralisasi, deproteinasi, dan deasetilasi dengan variasi suhu deasetilasi 80°C, 90°C, dan 100°C.
Karakterisasi kitosan meliputi analisis fisikokimia (rendemen, kelarutan, kadar air, kadar abu), analisis struktur menggunakan FTIR dan SEM, serta penentuan derajat deasetilasi (DD). Hasil FTIR menunjukkan terbentuknya gugus fungsi khas kitosan, terutama gugus amina (-NH₂), yang mengindikasikan keberhasilan proses deasetilasi. Analisis SEM memperlihatkan morfologi permukaan kitosan yang berpori dan tidak beraturan, yang berpotensi mendukung interaksi kitosan dengan sel mikroba. Peningkatan suhu deasetilasi cenderung meningkatkan derajat deasetilasi kitosan.
Uji aktivitas antimikroba dilakukan terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli menggunakan metode difusi cakram dan penentuan Konsentrasi Hambat Minimum (MIC). Hasil menunjukkan bahwa kitosan memiliki aktivitas antimikroba dengan diameter zona hambat dan nilai MIC yang dipengaruhi oleh suhu deasetilasi, dimana kitosan dengan derajat deasetilasi lebih tinggi menunjukkan efektivitas penghambatan yang lebih baik. Secara keseluruhan, kitosan dari limbah cangkang lobster batu berpotensi dikembangkan sebagai kandidat antimikroba alami yang ramah lingkungan dan bernilai tambah.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Magister Sumber Daya Perairan Pesisir dan Kelautan
Depositing User: SP2K FPIK
Date Deposited: 10 Mar 2026 01:27
Last Modified: 10 Mar 2026 01:27
URI: http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/2820

Actions (login required)

View Item
View Item