KAJI EKSPERIMENTAL KETEBALAN PIPA JARINGAN PRODUKSI MINYAK MENTAH STUDI KASUS DI PT. CHEVRON PACIFIK INDONESIA

Rolando Abrian, Rolando Abrian and Ir. Edi Septe S., M.T, Ir. Edi Septe S., M.T and Ir. Kaidir, M. Eng. IPM, Ir. Kaidir, M. Eng. IPM (2017) KAJI EKSPERIMENTAL KETEBALAN PIPA JARINGAN PRODUKSI MINYAK MENTAH STUDI KASUS DI PT. CHEVRON PACIFIK INDONESIA. Diploma thesis, Universitas Bung Hatta.

[thumbnail of SKRIPSI LENGKAP ROLANDO ABRIAN 1.pdf] Text
SKRIPSI LENGKAP ROLANDO ABRIAN 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Minyak bumi saat ini adalah benar-benar merupakan emas hitam dalam komoditi perdagangan dunia. Kondisi ini membuat perusahaan-perusahaan minyak diseluruh dunia berusaha untuk mengoptimalkan dan sekaligus berusaha semaksial mungkin untuk mengamankan dan merawat produksinya. Tingkat keamanan dari produksi minyak dan gas, baik dilihat secara safety to people maupun safety to production sangat tergantung kepada tingkat intergritas fasilitas produksi yang ada. Semakin tinggi tingkat intergritas dari komponen fasilitas tersebut, semakin rendah peluang untuk terjadinya kegagalan pada sistem (system material) yang bisa berdampak pada safety to people ataupun safety to production. Salah satu ancaman terhadap intergritas yang bisa menimbulkan kegagalan tersebut adalah terkait dengan proses maintaenance atau perawatan terhadap peralatan produksi. Dalam penelitian ini kita memakai proses NDT (Ultrasonic Testing) kemudian membahas tentang perhitungan dan analisa data thickness atau ketebalan yang didapat dari hasil pengujian dilapangan, pengujian ini dilakukan pada pipa production line 12 inch Menggala North #04 to Gathering Station. Data yang diperoleh dalam penelitian ini merujuk pada standar ASME/ANSI B31.4 dan API 570. Berdasarkan hasil inspeksi jalur pipa Menggala North #04 data yang didapatkan bahwa jalur pipa mengalami pengurangan ketebalan, pada joint/spot 30/A = 3,55mm, 33/A = 3.57mm, dan 86/D = 3.45mm, semakin besar pengurangan ketebalan maka laju korosi semakin meningkat dan sisa umur pipa semakin menurun. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pada joint/spot 30/A sisa umur pipa 6.71 Tahun dengan laju korosi 0.28mm/Tahun, 33/A sisa umur 7.03 Tahun dengan laju korosi 0.27mm/Tahun, dan 86/D sisa umur pipa 6.13 Tahun dengan laju korosi 0.29mm/Tahun. maka diperoleh kesimpulan, korosi yang terjadi pertahunnya untuk pipa Menggala North 04 ini cukup besar. Tetapi untuk preasure 260 Psi pipeline tersebut masih layak digunakan untuk 6 tahun kedepan.

Kata kunci: Ultrasonic Testing, laju korosi, sisa umur

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik Industri > Teknik Mesin
Depositing User: Erlya Wahyuni
Date Deposited: 29 Jan 2026 01:59
Last Modified: 29 Jan 2026 01:59
URI: http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/2450

Actions (login required)

View Item
View Item