ELIZABET.Z, ELIZABET.Z and Jean Elvardi,S.H, M.H., Jean Elvardi,S.H.M.H. and Dwi Astuti Palupi,S.H, M.H, Dwi Astuti Palupi,S.H, M.H (2017) PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI MENURUT KONVENSI PBB ANTI KORUPSI TAHUN 2003 DAN IMPLEMENTASINYA DI INDONESIA. Diploma thesis, Universitas Bung Hatta.
ABSTRAK.doc
Download (26kB)
BAB I.doc
Download (141kB)
BAB II.doc
Download (116kB)
BAB III.doc
Download (202kB)
BAB IV.doc
Restricted to Repository staff only
Download (36kB)
COVER.doc
Download (89kB)
Daftar isi.doc
Download (48kB)
Daftar Pustaka.doc
Download (102kB)
KATA PENGANTAR.doc
Download (36kB)
PENGESAHAN.doc
Download (23kB)
Persetujuan skripsi.doc
Download (22kB)
Ucapan terima kasih.doc
Download (163kB)
Abstract
Korupsi sudah menjadi fenomena yang sangat mencemaskan karena telah semakin meluas dan merambah pada lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif. Kondisi tersebut telah menjadi salah satu faktor penghambat utama pelaksanaan pembangunan. Korupsi sebenarnya tidak hanya bisa mengganggu pertumbuhan negara yang bersangkutan, tetapi juga bisa menjadi penghambat upaya mewujudkan perdagangan bebas dunia. Semakin bersih negara dari korupsi, semakin tinggi pula peluang negara itu untuk bisa menikmati pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Perbandingan tingkat tindak pidana korupsi dengan negara lain yaitu posisi Indonesia jauh lebih buruk dibandingkan dengan negara di Asia Tenggara.
Untuk memperjelas pengaturan hukum ini maka penulis akan mencoba merumuskan permasalahannya yaitu (1) Bagaimanakah aturan-aturan dalam Konvensi PBB Anti Korupsi 2003 menurut perspektif Undang-Undang Anti Korupsi di Indonesia (2) Bagaimanakah implementasi konvensi PBB Anti Korupsi 2003 tersebut di Indonesia.
Sedangkan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimanakah aturan-aturan dalam Konvensi PBB Anti Korupsi 2003 menurut perspektif Undang-Undang Anti Korupsi di Indonesia untuk mengetahui bagaimanakah implementasi Konvensi PBB Anti Korupsi 2003 tersebut di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif yaitu penelitian yang dilakukan atas ketentuan hukum yang bersumber dari bahan hukum sekunder atau yang ditujukan pada peraturan tertulis dalam bentuk dokumen-dokumen resmi yaitu data yang diperoleh dengan menggunakan bahan-bahan dan buku-buku yang ada hubungannya dengan masalah yang dibahas.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan bahwa perbandingan tingkat pidana korupsi dengan negara lain yaitu bahwa posisi Indonesia jauh lebih buruk dibandingkan dengan Negara di Asia Tenggara. Perbandingan antara Negara Indonesia dengan Negara Lainnya seperti Hongkong, Asutralia, Malaysia, Singapura dan Thailand dapat dilihat dari pembentukan Badan atau Lembaga yang mengatur dan yang menangani masalah Tindak Pidana Korupsi di Negara-Negara tersebut.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Hukum Perdata |
| Depositing User: | Erlya Wahyuni |
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 03:43 |
| Last Modified: | 23 Jan 2026 03:43 |
| URI: | http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/2401 |
