SRI FITRI AMALIA, SRI FITRI AMALIA and Syafril, S.H., M.H., Syafrial, S.H., M.H. and Adri, S.H., M.H., Adri, S.H., M.H. (2017) PENGAWASAN TERHADAP PEREDARAN DAGING SAPI POTONG OLEH DINAS PERTANIAN PETERNAKAN PERKEBUNAN DAN KEHUTANAN (DISPERNAKBUNHUT)KOTA PADANG. Diploma thesis, Universitas Bung Hatta.
Skripsi SRI FITRI AMALIA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Pengawasan peredaran daging sapi sebagai penghasil protein hewani yang
diperlukan bagi kebutuhkan pertumbuhan manusia membuat permintaan daging
sapi meningkat. Dengan meningkatnya permintaan daging sapi potong membuat
pelaku usaha daging menjual daging sapi yang tidak layak dikonsumsi kepada
masyarakat yang mengakibatkan timbulnya kerugian. Permasalahan yang
diangkat pada skripsi ini adalah (1) Bagaimanakah mekanisme pengawasan yang
dilakukan Dispernakbunhut terhadap kesehatan hewan sebelum dilakukan
pemotongan daging sapi (2) Bagaimanakah mekanisme Dispernakbunhut
melakukan pengawasan terhadap kelayakan sesudah daging sapi potong yang
beredar dimasyarakat (3) Bagaimanakah bentuk tanggung jawab pelaku usaha
terhadap daging sapi potong yang tidak layak untuk dikonsumsi oleh konsumen.
Jenis penelitian ini adalah yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara
dan studi dokumen. Data dianalisis secara kualitatif. Dari penelitian dapat
disimpulkan bahwa (1) Bentuk pengawasan yang dilakukan oleh Dispernakbunhut
berupa pemeriksaan secara Ante-mortem yaitu pemeriksaan kesehatan hewan
sebelum dipotong yang dilakukan oleh dokter hewan atau petugas yang ditunjuk
dibawah pengawasan dokter hewan sesuai prosedur yang ditetapkan dan diakhiri
dengan pemeriksaan Post-mortem yaitu pemeriksaan kelayakan daging yang aman
untuk dikonsumsi masyarakat. Daging yang lulus pemeriksaan diberi “cap”
menandakan bahwa daging layak untuk dipasarkan (2) Pengawasan setelah daging
sapi potong diedarkan pada masyarakat dilakukan oleh UPT Saran Pemasaran
dengan pengambilan sempel daging sapi potong secara acak dalam sidak
dadakkan untuk memeriksa ada atau tidak ditemukannya daging sapi potong yang
tidak layak dikonsumsi (3) Bentuk tanggung jawab yang dilakukan pelaku usaha
terhadap penjualan daging sapi potong yang tidak layak dikonsumsi konsumen
yaitu mengganti kerugian yang dialami konsumen dengan daging sapi potong
yang layak untuk dikonsumsi bagi konsumen.
Kata Kunci: Pengawasan, Daging Sapi, Dinas Peternakan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Hukum Perdata |
| Depositing User: | Erlya Wahyuni |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 08:41 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 08:41 |
| URI: | http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/2359 |
