PENGARUH PRESSURE HYDROEXPAND TERHADAP HASIL PUSH-OUT TEST MECHANICAL LINER PIPE 12 INCI INCONEL 825

IMANUDDIN, HAMDAN and Duskiardi., S.T., M.T, Duskiardi., S.T., M.T (2026) PENGARUH PRESSURE HYDROEXPAND TERHADAP HASIL PUSH-OUT TEST MECHANICAL LINER PIPE 12 INCI INCONEL 825. Diploma thesis, UNIVERSITAS BUNG HATTA.

[thumbnail of COVER PENGESAHAN DAFTAR ISI BAB 1.pdf] Text
COVER PENGESAHAN DAFTAR ISI BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of KESIMPULAN SARAN DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
KESIMPULAN SARAN DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text Hasil Akhir Hasil Penelitian Hamdan Imanuddin 2410017211065 Kertas wangi.pdf] Text
Full Text Hasil Akhir Hasil Penelitian Hamdan Imanuddin 2410017211065 Kertas wangi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Industri minyak dan gas sering menghadapi tantangan korosi yang signifikan, sehingga penggunaan Mechanical Liner Pipe (MLP) dengan material tahan korosi seperti Inconel 825 menjadi alternatif ekonomis dibandingkan pipa paduan penuh. Kekuatan ikatan mekanis (interference fit) antara liner dan pipa induk sangat krusial untuk menjaga integritas struktural selama operasional, yang salah satunya dibentuk melalui metode hydroexpand. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi tekanan hydroexpand dan waktu penahanan (hold time) terhadap kekuatan ikatan mekanis yang diukur melalui push-out test.
Metodologi yang digunakan adalah eksperimental kuantitatif dengan material liner ASTM B424 UNS N08825 ketebalan 3,30 mm dan pipa induk DNV450 DSFU 12 inci ketebalan 20,6 mm. Variasi tekanan yang diuji meliputi 660 bar, 665 bar, 670 bar, 675 bar, 680 bar, dan 685 bar, dengan variasi waktu penahanan 0 detik dan 10 detik. Evaluasi kekuatan ikatan dilakukan dengan mengukur gaya push-out maksimum menggunakan Universal Testing Machine (UTM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tekanan hydroexpand berbanding lurus dengan peningkatan kekuatan ikatan mekanis hingga titik tertentu. Tekanan minimum teoritis untuk memulai deformasi plastis pada liner terhitung sebesar 51,8 bar, sementara batas luluh pipa induk berada pada 705 bar. Waktu penahanan tekanan selama 10 detik memberikan kontribusi terhadap kestabilan deformasi dan homogenitas ikatan dibandingkan tanpa waktu penahanan. Parameter optimal ditentukan berdasarkan gaya push-out tertinggi untuk mencapai integritas sistem perpipaan yang maksimal.

Kata Kunci: Mechanical Liner Pipe, Inconel 825, Hydroexpand, Push-Out Test, Kekuatan Ikatan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik Industri > Teknik Mesin
Depositing User: Mesin FTI
Date Deposited: 02 Apr 2026 02:40
Last Modified: 02 Apr 2026 02:40
URI: http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/3928

Actions (login required)

View Item
View Item