Sutan Hasibuan, Apriansyah and Kaidir, Kaidir (2026) ANALISIS CRACK YANG TERJADI PADA SAMBUNGAN PENGELASAN BACK GOUGING PADA BOOM STRUCTURE DENGAN INSPEKSI MAGNETIC PARTICLE TEST. Diploma thesis, UNIVERSITAS BUNG HATTA.
PENDAHULUAN DAN BAB 1.pdf
Download (1MB)
KESIMPULAN DAN SARAN.pdf
Download (2MB)
FULL TEXT SKRIPSI APRI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini berfokus pada analisis kegagalan retakan Heat Affected Zone
Crack (Haz Crack) yang terjadi pada sambungan pengelasan back gouging
pada Boom Structure Excavator Hydraulic Mining Shovel 6015. Komponen
boom merupakan bagian struktur utama yang menerima beban kerja berulang,
tekanan dinamis, dan kondisi lingkungan ekstrem sehingga sangat rentan
mengalami kerusakan. Berdasarkan hasil inspeksi lapangan, ditemukan adanya
indikasi retakan linier pada daerah HAZ setelah proses back gouging, yang
kemudian berdampak pada penurunan integritas sambungan las, risiko
kebocoran sistem hidrolik, serta potensi kegagalan struktural yang dapat
mengganggu operasional alat berat. Tujuan utama penelitian ini adalah
mengidentifikasi penyebab terbentuknya retakan Haz Crack, mengevaluasi
kualitas preparasi kampuh setelah proses CAC-A (Air Carbon Arc Gouging),
serta menilai efektivitas metode inspeksi non-destruktif Magnetic Particle
Inspection (MPI) dalam mendeteksi cacat sebelum proses pengelasan ulang
dilakukan. Penelitian ini juga bertujuan memberikan rekomendasi perbaikan
prosedur pengelasan untuk meminimalkan risiko kerusakan berulang dan
menurunkan potensi downtime operasional. Metode penelitian mencakup
observasi visual pada area pengelasan, inspeksi MPI tipe wet fluorescent
berdasarkan standar ASTM E1444, serta pengujian macro etching untuk
mengevaluasi kualitas fusi antara logam induk dan logam las. Selain itu
dilakukan analisis parameter pengelasan GMAW, mulai dari travel speed, arus,
tegangan, hingga kualitas pembersihan kampuh setelah gouging. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa sebagian besar retakan berasal dari daerah
HAZ akibat kombinasi pendinginan cepat, perubahan mikrostruktur menjadi
martensit getas, serta keberadaan hidrogen yang terperangkap pada logam.
Proses back gouging yang tidak konsisten juga menghasilkan alur kampuh
yang kasar, meninggalkan notch tajam yang mempercepat inisiasi retak.
Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa faktor dominan penyebab HAZ
Crack meliputi mikrostruktur HAZ yang rapuh, tegangan sisa tinggi, dan
prosedur gouging yang tidak optimal. Rekomendasi perbaikan meliputi kontrol
ketat parameter GMAW, penerapan preheat, peningkatan standar kebersihan
kampuh, serta wajibnya inspeksi MPI sebelum pengelasan ulang. Penelitian ini
diharapkan mampu menjadi referensi bagi peningkatan kualitas pengelasan
boom structure serta mencegah kegagalan berulang di masa mendatang
Kata Kunci: HAZ Crack, Back Gouging, Magnetic Particle Inspection, Macro
Etching, Boom Structure, Kegagalan Pengelasan, Heat Affected Zone, Gas
Metal Arc Welding
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Fakultas Teknik Industri > Teknik Mesin |
| Depositing User: | Mesin FTI |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 08:18 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 08:18 |
| URI: | http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/3877 |
