ANALISIS YURIDIS TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH PIDANA INTERNASIONAL NO. ICC-01/12-01/18 (STUDI KASUS KEJAHATAN PERANG DAN KEJAHATAN TERHADAP KEMANUSIAAN AL HASSAN DI NEGARA MALI)

Diana, dzikra and Ahmad, Iffan (2026) ANALISIS YURIDIS TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH PIDANA INTERNASIONAL NO. ICC-01/12-01/18 (STUDI KASUS KEJAHATAN PERANG DAN KEJAHATAN TERHADAP KEMANUSIAAN AL HASSAN DI NEGARA MALI). Diploma thesis, Universitas Bung Hatta.

[thumbnail of REPOSITORY BAB 1 DIANA DZIKRA.pdf] Text
REPOSITORY BAB 1 DIANA DZIKRA.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of REPOSITORY BAB IV DIANA DZIKRA.pdf] Text
REPOSITORY BAB IV DIANA DZIKRA.pdf

Download (381kB)
[thumbnail of REPOSITORY FULL DIANA DZIKRA.pdf] Text
REPOSITORY FULL DIANA DZIKRA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (957kB)

Abstract

Pelanggaran hak asasi manusia berat dalam konflik bersenjata non-internasional merupakan tantangan serius bagi penegakan hukum internasional. Terjadinya berbagai tindak kekerasan sistematis di Timbuktu, Mali, tahun 2012–2013, seperti penyiksaan, penghinaan terhadap martabat manusia, persekusi berbasis agama, serta penghukuman tanpa peradilan yang sah oleh kelompok bersenjata non-negara. Kondisi tersebut menunjukkan lemahnya mekanisme peradilan nasional dalam menjamin akuntabilitas pelaku dan perlindungan korban. Sementara itu, Hukum pidana internasional melalui ICC harus menegakkan pertanggungjawaban pidana individual, melindungi penduduk sipil, serta menghapus impunitas atas kejahatan internasional sebagaimana diatur dalam Statuta Roma 1998. Rumusan masalah penelitian ini adalah: 1) bagaimana analisis tentang pelanggaran HAM berat menurut hukum internasional, dan 2) bagaimana analisis yuridis terhadap Putusan ICC Nomor ICC-01/12-01/18. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan yuridis normatif. Sumber data yang digunakan berupa bahan hukum primer, khususnya Putusan ICC dan Statuta Roma, serta bahan hukum sekunder seperti literatur dan jurnal ilmiah. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, dengan analisis kualitatif berbasis penafsiran norma hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan Al Hassan memenuhi unsur kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang sebagai pelanggaran HAM berat. Putusan ICC menegaskan prinsip pertanggungjawaban pidana individual, komplementaritas, dan peradilan yang adil, sekaligus memperkuat yurisprudensi mengenai akuntabilitas aktor non-negara dalam konflik bersenjata modern.
Kata kunci: Putusan ICC, pelanggaran HAM berat, kejahatan internasional

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum Internasional
Depositing User: Hukum Hukum FH
Date Deposited: 13 Mar 2026 00:58
Last Modified: 13 Mar 2026 00:58
URI: http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/3817

Actions (login required)

View Item
View Item