Melia, Mardi and Yetty, Morelent and Syofiani, Syofiani (2026) REPRESENTASI LATAR DAN NILAI-NILAI KEARIFAN EKOLOGIS DALAM LEGENDA-LEGENDA NUSANTARA SERTA INVENSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SEKOLAH DASAR: KAJIAN EKOKRITIK. Masters thesis, Universitas Bung Hatta.
Representasi Latar dan Nilai-Nilai Kearifan Ekologis Dalam Legenda-Legenda Nusantara Serta Invensinya Sebagai Bahan Ajar Di Sekolah Dasar Kajian Ekokritik. Melia Mardi, S.Pd_2410018512015.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Representasi Latar dan Nilai-Nilai Kearifan Ekologis Dalam Legenda-Legenda Nusantara Serta Invensinya Sebagai Bahan Ajar Di Sekolah Dasar Kajian Ekokritik. Melia Mardi, S.Pd_2410018512015.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Kesimpulan, Saran dan Daftar Pustaka.pdf
Download (220kB)
Cover dll.pdf
Download (2MB)
Kesimpulan, Saran dan Daftar Pustaka.pdf
Download (220kB)
Abstract
Melia Mardi. 2026. Representasi Latar dan Nilai Kearifan Ekologis dalam Berbagai Legenda Nusantara serta Invensinya sebagai Bahan Ajar di Sekolah Dasar: Kajian Ekokritik. Tesis. Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Bung Hatta.
Degradasi lingkungan yang masif pada era kontemporer menuntut pentingnya integrasi pendidikan karakter dan kesadaran ekologis sejak usia dini. Meskipun demikian, potensi legenda sebagai bagian dari tradisi lisan yang sarat akan makna dan kearifan lokal belum dimanfaatkan secara optimal dalam praktik pembelajaran di sekolah dasar. Berlandaskan pada teori ekokritik Cheryll Glotfelty dan Lawrence Buell yang mengkaji relasi etis dan kritis antara karya sastra dan lingkungan fisik, konsep legenda Jan Harold Brunvand yang memposisikannya sebagai cerita rakyat yang diyakini kebenarannya oleh masyarakat pemiliknya, serta prinsip invensi bahan ajar, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan representasi latar lingkungan fisik dalam 62 teks legenda Nusantara; (2) menjelaskan nilai kearifan ekologis yang terkandung di dalamnya; dan (3) merumuskan invensinya sebagai bahan ajar sastra berwawasan lingkungan di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, representasi latar dalam berbagai legenda Nusantara tampil secara dinamis, tidak sekadar sebagai tempat terjadinya peristiwa, melainkan berfungsi aktif sebagai cermin kondisi psikologis tokoh, pemicu konflik naratif, serta penanda supremasi dan kekuatan alam. Kedua, nilai kearifan ekologis yang direpresentasikan mencakup pentingnya menjaga harmoni antara manusia dan alam, etika dan kebijaksanaan dalam pemanfaatan sumber daya, serta penegasan adanya sanksi ekologis berupa kutukan atau bencana bagi perusak tatanan lingkungan. Ketiga, berdasarkan temuan tersebut, kumpulan legenda Nusantara sangat potensial diinvensi menjadi produk buku suplemen bahan ajar yang inovatif dan kontekstual. Invensi bahan ajar ini diharapkan mampu menjadi instrumen pedagogis yang efektif untuk menanamkan kesadaran, sikap reflektif, dan habitus ekologis pada siswa Sekolah Dasar.
Kata Kunci: ekokritik, legenda, kearifan ekologis, invensi bahan ajar, sekolah dasar.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Depositing User: | Magister PINDO FKIP |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 04:56 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 04:56 |
| URI: | http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/3563 |
