PERAN WALI NAGARI SEBAGAI PENYELENGGARA PEMERINTAHAN PADA NAGARI BARU SETELAH PEMEKARAN (STUDI KASUS NAGARI DURIAN KAPEH DARUSSALAM KABUPATEN AGAM)

Putri, Rahmadani and Helmi, Chandra SY (2026) PERAN WALI NAGARI SEBAGAI PENYELENGGARA PEMERINTAHAN PADA NAGARI BARU SETELAH PEMEKARAN (STUDI KASUS NAGARI DURIAN KAPEH DARUSSALAM KABUPATEN AGAM). Diploma thesis, Universitas Bung Hatta.

[thumbnail of COVER, HALAMAN PERSETUJUAN, PENGESAHAN, ABSTRAK, DAFTAR ISI, dan BAB 1 PENDAHULUAN.pdf] Text
COVER, HALAMAN PERSETUJUAN, PENGESAHAN, ABSTRAK, DAFTAR ISI, dan BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (325kB)
[thumbnail of FULL TEXT SKRIPSI.pdf] Text
FULL TEXT SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (848kB)
[thumbnail of BAB KESIMPULAN SARAN DAN DAFTAR PUSTAKA-1.pdf] Text
BAB KESIMPULAN SARAN DAN DAFTAR PUSTAKA-1.pdf

Download (48kB)

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 dan Perda Sumatera Barat Nomor 7 Tahun 2018, Wali Nagari berwenang menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat. Nagari Durian Kapeh Darussalam merupakan nagari pemekaran yang ditetapkan definitif pada tahun 2022. Rumusan masalah: 1) Bagaimana Peran Wali Nagari sebagai penyelenggara pemerintahan pada nagari baru setelah pemekaran? 2)Apa saja kendala-kendala Wali Nagari sebagai penyelenggara pemerintahan setelah pemekaran? 3)Bagaimana Upaya Penyelesaian Kendala Wali Nagari? Metode penelitian mengggunakan yuridis sosiologis, dengan data sekunder dan primer. Teknik pengumpulan data melalui studi dokumen, wawancara dan analisis data kualitatif. Hasil penelitian: 1) Peran Wali Nagari yaitu: a. Penyelengaraan pemerintahan nagari melalui struktur pemerintahan nagari baru, b. Pelaksanaan administrasi pemerintahan oleh Wali Nagari dalam mendukung pembangunan nagari, c. Pemberdayaan masyarakat melalui koordinasi dengan BAMUS dan tokoh masyarakat. 2).Kendala Wali Nagari yaitu: a.Keterbatasan kualitas dan pengalaman SDM perangkat nagari, b.Kurang tersedianya sarana dan prasarana, c. Kurang baiknya hubungan perangkat nagari dengan niniak mamak, d.Terjadinya pro kontra sebagian masyarakat dengan perangkat nagari. 3). Upaya Wali Nagari mengatasi kendala tersebut: a. Peningkatan kapasitas perangkat nagari melalui pelatihan, pembinaan, dan pendampingan, b. Memanfaatkan anggaran nagari secara bertahap, c. Melibatkan dan memperkuat koordinasi dengan kelembagaan nagari dan BAMUS, d. Membangun komunikasi dan pendekatan persuasif secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum Tata Negara
Depositing User: Hukum Hukum FH
Date Deposited: 12 Mar 2026 01:59
Last Modified: 12 Mar 2026 01:59
URI: http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/3429

Actions (login required)

View Item
View Item